Tanggal publikasi | : |
---|
Banyak orang berasumsi bahwa gaji akan otomatis naik setiap tahun. Tapi kenyataannya, kenaikan gaji dipengaruhi banyak faktor — mulai dari kondisi ekonomi, performa kerja, kebijakan HRD, sampai industri tempat kamu bekerja.
Berikut ini adalah ilustrasi dan simulasi kenaikan gaji dari tahun ke tahun di sektor swasta dan BUMN berdasarkan data 2025:
Simulasi Kenaikan Gaji di Perusahaan Swasta (Startup)
Tahun Kerja | Gaji Bulanan (Rata-rata) | Keterangan |
---|---|---|
Tahun ke-1 | Rp5.000.000 | Gaji entry-level startup kecil |
Tahun ke-2 | Rp6.000.000 | Kenaikan performa +10–15% |
Tahun ke-3 | Rp7.500.000 | Naik jabatan atau pindah kerja |
Tahun ke-4 | Rp9.000.000 | Bonus proyek + pengalaman lebih kuat |
Tahun ke-5 | Rp11.000.000 | Posisi mid-level, seperti supervisor atau lead |
Catatan: Kenaikan gaji di startup sangat bergantung pada skill upgrade dan keberanian pindah kerja. Banyak yang stagnan jika tidak aktif membangun portofolio.
Simulasi Kenaikan Gaji di BUMN
Tahun Kerja | Gaji Bulanan (Rata-rata) | Keterangan |
Tahun ke-1 | Rp6.000.000 | Entry-level pegawai kontrak |
Tahun ke-2 | Rp6.500.000 | Kenaikan kecil tahunan |
Tahun ke-3 | Rp7.200.000 | Dapat tunjangan tetap + THR |
Tahun ke-4 | Rp8.000.000 | Status pegawai tetap, hak pensiun mulai berlaku |
Tahun ke-5 | Rp9.000.000 | Kenaikan berdasarkan masa kerja dan penilaian |
Catatan: Di BUMN, gaji naik secara bertahap tapi stabil. Cocok untuk kamu yang suka rencana jangka panjang dan minim risiko.
Faktor yang Mempengaruhi Kenaikan Gaji
- Performa Tahunan: Penilaian kinerja memengaruhi besaran kenaikan tahunan. Biasanya berkisar 5–10%.
- Pindah Perusahaan: Salah satu cara paling cepat naik gaji adalah pindah ke perusahaan baru dengan posisi lebih tinggi.
- Kondisi Ekonomi: Saat inflasi tinggi, perusahaan bisa menyesuaikan gaji lebih besar — atau justru menahan.
- Jabatan & Tanggung Jawab: Kenaikan jabatan otomatis membawa kenaikan gaji, tunjangan, dan bonus tahunan.
Tips untuk Memastikan Gaji Naik Setiap Tahun
- Upgrade skill rutin: Kursus, sertifikasi, atau project freelance bisa meningkatkan value kamu.
- Rajin evaluasi job market: Jangan stuck di satu tempat kalau growth-nya lambat.
- Jangan cuma andalkan senioritas: Di era sekarang, skill dan hasil kerja lebih dihargai daripada lama kerja.
- Bangun personal branding: HR dan headhunter sekarang suka cari kandidat dari LinkedIn dan komunitas online.
Kesimpulan
Kenaikan gaji bukan hak mutlak. Tapi kamu bisa memperbesar peluangnya dengan strategi yang tepat. Baik kamu kerja di startup, BUMN, atau bahkan freelance, yang penting adalah terus berkembang dan tahu kapan harus ambil peluang baru.
Dengan simulasi di atas, kamu bisa mulai merancang karier 5 tahun ke depan dan pastikan setiap tahun bukan cuma kerja keras — tapi juga ada hasilnya di slip gaji