Sinarmas Forestry

Tanggal publikasi:
Lokasi:Jambi
Jenis Pekerjaan:Full Time
Pendidikan:Fresh Graduate, Full Time, Management Trainee, Pertanian, S1, SWASTA

Sinarmas Forestry merupakan salah satu pemain kunci dalam industri kehutanan Indonesia. Sebagai bagian dari kelompok usaha Sinarmas yang bergerak di berbagai sektor, Sinarmas Forestry memiliki peran signifikan dalam pengelolaan hutan tanaman industri (HTI) dan produksi pulp serta kertas. Keberadaannya memberikan kontribusi ekonomi yang besar, namun juga menghadirkan berbagai tantangan terkait lingkungan dan sosial.

Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor hulu dan hilir kehutanan, Sinarmas Forestry memiliki dampak ekonomi yang luas. Operasional HTI-nya menciptakan lapangan kerja di berbagai daerah, terutama di wilayah yang memiliki lahan konsesi. Selain itu, produksi pulp dan kertas dari perusahaan ini menjadi bahan baku penting bagi berbagai industri, baik di dalam maupun luar negeri, termasuk industri percetakan, pengemasan, dan produk kebersihan. Ekspor produk kehutanan dari Sinarmas Forestry juga berkontribusi pada devisa negara. Investasi perusahaan dalam teknologi dan infrastruktur pengolahan hasil hutan turut mendorong pertumbuhan sektor industri terkait.

Sinarmas Forestry mengelola lahan HTI yang luas, terutama di pulau Sumatera dan Kalimantan. Pengelolaan HTI ini bertujuan untuk menyediakan bahan baku yang berkelanjutan untuk produksi pulp dan kertas. Perusahaan mengklaim menerapkan praktik pengelolaan hutan lestari (Sustainable Forest Management – SFM), yang mencakup penanaman kembali (reforestation) setelah panen, pemilihan bibit unggul, serta upaya perlindungan hutan dari kebakaran dan gangguan lainnya. Sertifikasi kehutanan yang diperoleh oleh perusahaan, seperti dari lembaga internasional, menjadi indikator komitmen terhadap keberlanjutan.

Meskipun berkontribusi pada ekonomi, operasional Sinarmas Forestry juga menghadapi berbagai tantangan lingkungan dan sosial. Salah satu isu utama adalah potensi dampak negatif HTI terhadap keanekaragaman hayati dan ekosistem alami. Pembukaan lahan untuk HTI, terutama jika dilakukan di kawasan hutan alam atau lahan gambut, dapat menyebabkan hilangnya habitat satwa liar dan pelepasan emisi karbon yang signifikan.

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga menjadi tantangan serius yang kerap dikaitkan dengan operasional perusahaan kehutanan, termasuk Sinarmas Forestry. Meskipun perusahaan memiliki program pencegahan dan penanggulangan karhutla, kebakaran di sekitar atau di dalam area konsesi masih menjadi perhatian publik dan pemerintah. Dampak kabut asap dari karhutla tidak hanya merugikan lingkungan tetapi juga kesehatan masyarakat dan aktivitas ekonomi.

Dari sisi sosial, konflik lahan antara perusahaan dengan masyarakat lokal juga menjadi isu yang perlu ditangani. Klaim tumpang tindih lahan, kurangnya komunikasi yang efektif, dan dampak sosial ekonomi dari perubahan tata ruang dapat memicu ketegangan. Oleh karena itu, pendekatan yang inklusif dan partisipatif dalam pengelolaan hutan, dengan melibatkan masyarakat setempat, menjadi krusial.

Menyadari tantangan yang dihadapi, Sinarmas Forestry telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan keberlanjutan operasionalnya dan menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility – CSR). Beberapa inisiatif yang diklaim dilakukan antara lain:

  • Kebijakan Konservasi Hutan: Implementasi kebijakan untuk tidak melakukan deforestasi di kawasan hutan alam dan lahan gambut.
  • Restorasi Ekosistem: Upaya pemulihan kawasan hutan yang terdegradasi.
  • Pengelolaan Lahan Gambut Berkelanjutan: Penerapan praktik terbaik untuk mengelola lahan gambut agar tetap produktif namun tetap menjaga fungsi ekologisnya.
  • Program Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla: Investasi dalam teknologi deteksi dini kebakaran, pelatihan бригада pemadam kebakaran, dan kerjasama dengan pihak terkait.
  • Pemberdayaan Masyarakat: Program-program yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional melalui pendidikan, kesehatan, dan pengembangan ekonomi.
  • Transparansi dan Akuntabilitas: Publikasi laporan keberlanjutan dan keterbukaan informasi terkait operasional perusahaan.

Sinarmas Forestry memainkan peran penting dalam perekonomian Indonesia melalui kontribusinya terhadap industri kehutanan dan penciptaan lapangan kerja. Namun, perusahaan juga dihadapkan pada tantangan lingkungan dan sosial yang signifikan, terutama terkait deforestasi, karhutla, dan konflik lahan. Upaya keberlanjutan dan tanggung jawab sosial yang terus ditingkatkan menjadi kunci untuk memastikan bahwa operasional perusahaan dapat berjalan secara harmonis dengan lingkungan dan masyarakat sekitar, menuju praktik kehutanan yang lebih lestari dan bertanggung jawab.

Graduate Trainee Program Batch 2

Graduate Trainee Program, aimed at preparing future leaders in the forestry sector.

Requirements:

  • Bachelor’s degree in Forestry or Agriculture
  • Minimum GPA 3,00 out of 4,00
  • Fresh graduate or with maximum 1 year of working experience
  • Not currently enrolled in any academic program (must not be attending college or pursuing further studies at the time of application).
  • Willing to be placed to any operational area within Kalimantan Barat
  • Demonsrated leadership potential through campus or community involvement
  • Strong communication, analytical thinking and problem solving skills

 

Note : Seluruh proses rekrutmen tidak dipungut biaya!




Note : Untuk melamar kerja, kami rekomendasikan untuk mempersiapkan CV & Lamaran terbaik agar memaksimalkan peluang di Panggil Kerja.Bukajobs menyediakan Jasa CV FULL LAMARAN Berkualitas dan Terpercaya, bagi yang berminat silakan Cek Story / IG @bukajobs untuk info pembuatan CV